finfeng.com – Pulau Lembeh yang terletak di Kota Bitung, Sulawesi Utara, merupakan destinasi wisata bahari berstandar internasional yang sangat ikonik. Berbeda dengan Bunaken yang terkenal akan terumbu karangnya, kawasan Selat Lembeh merupakan surga dunia untuk aktivitas muck diving (penyelaman di dasar laut berpasir), sehingga pulau ini dijuluki sebagai “The Mecca of Macro Photography” oleh para penyelam dunia.
Daya Tarik Utama
– Surga Makro Bawah Laut (Muck Diving)
– Situs Kapal Karam (Wreck Diving)
– Patung Yesus Memberkati Dorbolaang
– Monumen Trikora & Ekowisata Mangrove
Fasilitas Wisatawan
– Resor Selam Premium & Homestay
– Penyewaan Alat Selam & Perahu
– Restoran Kuliner
Harga Tiket Masuk & Transportasi
– Tiket Masuk Pulau: Sangat terjangkau, retribusi dasar masuk ke pulau hanya sekitar Rp2.500 per orang (belum termasuk tiket spot spesifik seperti Mangrove atau area Patung Yesus yang biasanya berkisar Rp5.000–Rp10.000).
– Biaya Penyeberangan (Dari Bitung ke Lembeh):
– Perahu Taksi/Kayu Motor: Sekitar Rp8.000 – Rp15.000 per orang dari Dermaga Ruko Pateten Bitung (waktu tempuh hanya sekitar 10–15 menit).
– Kapal Feri ASDP (KMP Tude): Tarif untuk penumpang sangat murah (di bawah Rp10.000) dan melayani penyeberangan kendaraan bermotor dari Dermaga Feri Aertembaga ke Papusungan.
– Sewa Perahu Seharian: Berkisar antara Rp500.000 – Rp600.000 jika ingin keliling pulau sepuasnya.
Waktu Berkunjung Terbaik
Bulan Terbaik: Antara bulan Juli hingga Oktober.
Jam Operasional
– Kawasan Pulau & Selat: Terbuka 24 jam penuh bagi wisatawan
– Aktivitas Penyelaman & Wisata: Aktivitas menyelam umum dilakukan dari pukul 07.00 WITA hingga 16.00 WITA
– Jadwal Perahu Penyeberangan: Perahu taksi reguler beroperasi padat mulai pukul 06.00 WITA hingga 18.00 WITA.















































