finfeng.com- Ratusan massa yang mengatasnamakan santri, alumni pesantren, dan tokoh masyarakat membongkar gerai Indomaret di Desa Panaan, Pamekasan, pada Rabu (7/10/2026).
Sekitar 500 orang datang dengan alat berat dan merusak bagian depan bangunan hingga mencopot logo Indomaret.
Aksi tersebut dilakukan karena massa menolak ritel modern demi melindungi UMKM dan toko kelontong, serta mengacu pada kesepakatan ulama setempat sejak 2001.
Sementara itu, pihak Indomaret menyatakan perizinan gerai telah lengkap melalui OSS. Warga menilai pembangunan tersebut belum mendapat restu dari ulama setempat.















































